Inilah Sifat Malaikat Maut, Tiap Hari 366 Kali Melihat Manusia

malaikat maut ilustrasi
malaikat maut, gambar hanya ilustrasi, Allah yang lebih tahu

Salikun.comCiri dan Sifat Malaikat Maut

Diantara pensifatan Malaikat Maut ini ada yang disebutkan dari Al Quran yang tentu saja kebenarannya mutlak, namun juga ada yang disebutkan oleh para ulama’ yang seperti yang didengar oleh Imam Al Qurtuby rahimahullah dari beberapa sumber.

Sifat Malaikat Maut dalam Al Quran

Diantara yang disebutkan di dalam ayat, Allah subhaanahu wata’ala berfirman dalam surat as Sajdah ayat 11

قُلْ يَتَوَفَّىٰكُم مَّلَكُ ٱلْمَوْتِ ٱلَّذِى وُكِّلَ بِكُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ تُرْجَعُونَ

Katakanlah malakul maut yang diserahi tugas mencabut nyawa mematikanmu, kemudian hanya kepada Robbmulah kalian kembali. (QS as Sajdah 11)

Allah juga berfirman di dalam surat Muhammad ayat 27

فَكَيْفَ إِذَا تَوَفَّتْهُمُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَٰرَهُمْ

Bagaimanakah keadaan mereka jika Malaikat mencabut nyawa mereka seraya memukul ke wajah dan punggung mereka. (QS Muhammad 27)

Imam Al Qurtubi menyebutkan wallahu a’lam bahwa malaikat itu memukul dengan cambuk api saat mencabut nyawa.

Sifatnya Menurut Ulama’

Selain itu beliau rahimahullah menyebutkan beberapa sifat malaikat maut yang beliau dengar dari beberapa orang. Diantara sifat mereka – wallahu a’lam wa ahkam- adalah sebagai berikut.

Baca juga : Kematian, sesuatu yang biasa dihindari. Tapi kok ada yang memintanya ?

  • Wujud besarnya malaikat maut ini adalah kepalanya di langit dan kedua kakinya di bumi. Sementara dunia ini dihadapan malaikat maut seperti sebuah piring yang berada dihadapan manusia.
  • Ia memandang wajah anak adam sebanyak 366 kali dalam satu hari.
  • Malaikat maut memandang dibawah kolong langit dari setiap rumah manusia sebanyak 600 kali.
  • Ia berdiri dihadapan dunia ini, melihat ke seluruh penjuru dunia dari daratannya, lautan dan pegunungannya. Dunia ini begitu kecil dihadapannya, hanya seperti butiran telur dihadapan manusia.
  • Malaikat ini memiliki pembantu, yang hanya Allah sajalah yang mengetahui jumlah mereka. Tidak seorangpun dari pembantunya itu, andaikan diizinkan untuk menelan seluruh langit dan bumi dengan sekali telan niscaya akan dilakukannya.
  • Malaikat maut ini ditakuti oleh malaikat yang lainnya, bahkan lebih dari takutnya seorang dari kamu sekalian terhadap binatang buas. Yaitu ketakutan yang wajar tidak melanggar syariat.
  • Malaikat ini mencabut nyawa anak Adam dari bawah tiap anggota tubuhnya. Yaitu dari kukunya, uratnya hingga rambutnya. Dan setiap kali nyawa itu sampai dari sendi ke sendi maka rasa sakitnya lebih dahsyat daripada dipukul 1000 tebasan pedang. Hingga andaikan satu rambut dari rasa sakit itu ditempelkan di langit dan bumi niscaya mereka akan meleleh.
  • Jika ia mencabut nyawa seorang beriman, maka diletakkanlah nyawa itu didalam kain sutera putih dengan dilapisi minyak kasturi yang harum semerbak. Adapun nyawa dari orang kafir maka diletakkan di kain hitam dalam tembikar dan baunya amat sangat menyengat seperti bangkai.
  • Dalam sebuah khabar disebutkan oleh Abu Hamid[1], bahwa bila kematian seorang mukmin sudah dekat, turunlah 4 malaikat kepadanya. Satu menarik dari sisi kanan, satu menarik dari sisi kiri. Nyawanya mengalir bagaikan tetesan air dari pancuran. Lalu ditarik nyawa itu dari ujung jemarinya. Adapun nyawa orang kafir dicabut seperti dicabutnya batang besi pemanggang dari dalam gulungan wol yang basah. Sakit dan menyakitkan.

Baca juga : Apakah benar, mimpi gigi copot berarti akan ada yang meninggal di keluarga ?

Alangkah mengerikannya sifat malaikat maut itu. Semoga Allah ta’ala menjadikan diri kita istiqomah selalu di jalanNya, dan menutup akhir hidup kita dengan syahadah fie sabilillah dengan izin dan ridho Nya, dan itulah keutaman yang terbaik.

Sumber utama dari penulisan ini adalah dari kitab at Tadzkirah bi ahwal mauta wa umur akhirah, karya Imam Al Qurtubi, ulama’ dari Qordoba Spanyol di abad 5 H.


[1] Disebutkan di dalam kitab kasyful ulum al akhirah

Add a Comment

Your email address will not be published.