Kapan Dibolehkan Minta Disegerakan Kematian?

Salikun.comMenginginkan Kematian Karena Merasa Beratnya Ujian, Bolehkah ? dan Kapan Dibolehkan Minta Disegerakan Kematian?

Bolehkah Seorang Muslim Mengharap Kematian ?

Pada umumnya, Rosulullah sallalhu’alaihiwasallam melarang kita untuk menginginkan kematian karena sebab terkena bencana berat yang mengenai harta atau badan kita. Sebagaimana hadits riwayat anas, Rosulullah sallallahu’alaihi wasallam bersabda,

لا يتمنينّ أحدكم الموت لضُر أصابه، فإن كان لابدّ فاعلاً فليقل: اللهم أحيني ما كانت الحياة خيراً لي، وتوفني إذا كانت الوفاة خيراً لي

Janganlah salah seorang diantara kalian menginginkan kematian karena keburukan/musibah yang menimpanya. Jikalau ia terpaksa menginginkannya maka hendaklah ia berkata, Ya Allah hidupkanlah aku jika hidup itu baik untukku dan matikanlah aku jika kematian itu baik untukku. (HR Muslim)

Baca juga : Ini Sifat dan Bentuk Malaikat Maut Menurut Imam Qurtubi

Rosulullah memberikan sebab mengapa seorang mukmin hendaknya menginginkan umur yang panjang, bukan umur pendek. Karena hakikatnya kehidup seorang muslim itu adalah bertambah kebaikannya ketika umur itu bertambah. Al Bukhari meriwayatkan, Rosulullah sallallahu’alaihi wasallam bersabda

لا يَتَمَنَّ أَحَدُكُمُ المَوْتَ، إِمَّا مُحسِنًا فَلَعَلَّهُ يَزْدادُ، وَإِمَّا مُسِيئًا فَلَعَلَّهُ يَسْتَعْتِبُ

“Janganlah salah seorang diantaramu berandai-andai menginginkan kematian. Karena jika dia adalah orang baik maka semoga kebaikannya bisa bertambah (saat umurnya bertambah). Dan jika ia seorang pendosa semoga ia bisa berkesempatan meminta ridha Allah (dengan bertaubat di sisa umurnya).” (HR Al Bukhari)

Kematian adalah terputusnya antara roh dan jasad. Sehingga termasuk perkara yang besar bahkan Allah ta’ala menyebutnya sebagai musibah sebagaimana firmannya dalam surat Al Maidah 106.

Baca Juga : Belajar Tafsir Mimpi dari Para Ulama’, Benarkah Arti Mimpi Gigi Copot itu Adalah Kematian Keluarga?

Dalam riwayat Tirmidzi, Muhammad al Munkadir mengatakan bahwa salah seorang putra Nabi Adam alaihissalam meninggal dunia. Maka beliau berkata kepada Hawa, “wahai Hawa anakmu telah mati.” Maka Hawa berkata, “apa itu kematian ?” Maka Nabi Adam berkata, “Tidak makan, tidak minum, tidak berdiri dan tidak duduk.” Maka Hawa bersedih dan menangis keras. Akhirnya Nabi Adam berkata, “hindarilah engkau dan putrimu menangis dengan berlebihan, aku dan putraku berlepas diri dari hal ini.”

Kapan Dibolehkan Minta Disegerakan Kematian

Kapan Boleh Menginginkan Mati dan Memintanya?

Sebenarnya orang yang menginginkan kematian itu ada 3 jenis sebagaimana yang diungkapkan oleh Sahal bin Abdullah at Tusturi, “Tidak ada yang menginginkan kematian kecuali 3 orang. Orang bodoh yang tidak tahu tentang perkara setelah kematian (pertanyaan di alam barzakh nikmat dan adzab), atau orang yang berusaha melarikan diri dari taqdir (dengan jalan bunuh diri), atau seorang kekasih yang menginginkan perjumpaan dengan Allah ta’ala.”

Sehingga Imam Al Qurtubi menyebutkan, jika seorang muslim takut atau khawatir dengan agamanya jika ia hidup, maka dibolehkan untuk menginginkan kematian atas sebab tadi dan berdoa dengan hal itu.

Hal ini sebagaimana ucapan Maryam binti Imran[1] yang pernah menginnginkan kematian karena ia hamil dan tidak memiliki suami. Padahal ia adalah perempuan suci dan ia juga khawatir jika dituduh sebagai perempuan yang buruk dalam agama sehingga terjadi fitnah besar yang akan menggoncang keimanannya. Beliau berkata sebagaimana termaktub dalam Al Quran surat Maryam 23.

يَا لَيْتَنِي مِتُّ قَبْلَ هَٰذَا وَكُنْتُ نَسْيًا مَنْسِيًّا

“Aduhai, alangkah baiknya jika aku mati sebelum ini, dan aku menjadi orang yang tidak dikenal dan terlupakan.”

Maryam juga khawatir jika orang-orang terdekat juga ikut arus menuduh dirinya dan termakan berita bohong bahwa ia adalah pezina, yang justru semua itu akan menjerumuskan mereka kedalam dosa.

Rosulullah juga bersabda dalam riwayat Muttafaq alaih, “Tidak akan terjadi kiamat sehingga seorang berjalan melewati orang yang telah mati dan berkata ”Andai akau berada di posisinya (meninggal dunia)” -karena sebab fitnah di akhir zaman dan kerusakan masyarakat saat itu sementara ia tidak mampu merubah-.”

Abu Nuaim dalam Hilyatul Auliya menyebutkan bahwa Malaikat Maut datang kepada Nabi Ibrahim khalilurrahman (sang kekasih Allah) untuk mencabut nyawanya. Maka beliau ‘alaihissalam berkata, “Wahai malaikat maut apakah ada seorang kekasih mencabut nyawa kekasihnya?” maka malaikat maut naik dan bertanya kepada Allah, Maka Allah ta’ala berfirman, “Apa ada kekasih yang tidak ingain bertemu dengan kekasihnya ?” maka malaikat maut kembali dengan jawaban tadi. Maka Nabi Ibrahim berkata, “Cabutlah ruhku sekarang”

Rosulullah juga pernah berdoa dengan permohonan kematian dalam riwayat Ahmad dan dishahihkan oleh At Tirmidzi.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ، وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ، وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ، وَأَنْ تَغْفِرَ لِي، وَتَرْحَمَنِي، وَإِذَا أَرَدْتَ فِتْنَةَ قَوْمٍ فَتَوَفَّنِي غَيْرَ مَفْتُونٍ، وَأَسْأَلُكَ حُبَّكَ، وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ، وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُنِي إِلَى حُبِّكَ

“Ya Allah aku memohon kepadamu agar mampu berbuat banyak kebaikan, meninggalkan kemungkaran-kemungkaran dan mencintai orang miskin. Ampunilah aku dan sayangilah aku. Jika Engkau ingin memberi cobaan fitnah kepada suatu kaum, maka wafatkanlah aku tanpa terkena fitnah itu. Aku juga memohon kepadaMu cintaMu dan rasa cinta orang-orang yang mencintaiMu dan cinta dengan amalan yang dapat mendekatkanku kepada Mu.”

Hal serupa juga pernah diucapkan oleh Umar bin Khatab radhiyallahu’anhu, dan setelah mengucapkan ini sebulan kemudian beliau meninggal dunia, semoga Allah senantiasa meridhoi amalnya.

“Ya Allah, kekuatanku telah melemah, sementara umurku juga sudah menua begitu juga rakyatku telah tersebar kemana-mana, maka matikanlah aku dalam keadaan tidak menyianyiakan kewajiban dan melalaikan perintahmu.”


[1] Para ulama’ berbeda pendapat apakah Maryam itu Nabi atau Orang Shalih. Ulama’ yang menyebutnya Nabi berdalil dengan suray Maryam 17 sementara yang menyebutnya wanita sholihah adalah surat Al Maidah 75.

Add a Comment

Your email address will not be published.