4 Dzikir Setelah Shalat Fardhu Ini Punya Kelebihan

Keutamaan Empat Dzikir Setelah Shalat Fardhu

Salikun.comKeutamaan Empat Dzikir Setelah Shalat Fardhu

Setiap selesai dari sholat, seringkali kita berdzikir kepada Allah ta’ala dengan dzikir khusus yang diajarkan oleh Nabi Muhammad sallahu alaihi wa sallam. Diantara sekian banyak dzikir setelah shalat fardhu tersebut ada empat wirid yang paling sering kita ucapkan dimanapun tempatnya.

Empat dzikir tersebut adalah kalimat tasbih (subhaanallah), tahmid (alhamdulillah), takbir (allahu akbar) dan tahlil (laa ilaaha illallah). Wirid-wirid tersebut telah sering kita dengar dan ucapkan dari kaum Muslimin. Namun tahukah kita jika setiap kalimat atau lafadz dzikir tersebut memiliki makna dan keutamaan tersendiri yang amat besar.

Baca juga : Pembagian Fiqih dan Aqidah, Sudah adakah di Zaman Nabi?

Nabi Muhammad sallahualaihi wa sallam pernah bersabda sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad, bahwa

barangsiapa mengucapkan subhanallah 33x, allahu akbar 33x, laailahaillallah 33x, kemudian dilengkapi dengan laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syaiin qadir diucapkan setelah shalat fardhu, maka akan diampuni dosanya meskipun sebanyak busa atau buih yang ada di laut.

Ketiga kalimat (tasbih, tahmid dan takbir) tersebut pernah juga diajarkan Nabi kepada keluarga Ali bin Abi Thalib, saat Ia dan Fathimah ingin meminta pembantu rumah tangga. Fatimah mereasa kelelahan saat mengerjakan urusan rumah dan menumbuk tepung sehingga hadirnya pembantu bisa menjadi solusi bagi keluarganya. Maka Rosulullah sallahu’alaihiwasallam mengajarkan untuk mengucapkan subhanallah 33x, allahu akbar 33x, laailahaillallah 33x yang nilainya lebih baik daripada mendapatkan pembantu.

Kalimat-kalimat yang akan kita bahas ini juga merupakan perkataan yang paling disukai Allah ta’ala. Sebagaimana diriwayatkan Imam Muslim bahwa lafadz yang disukai oleh Allah ada empat jumlahnya, yaitu: Subhanallah (tasbih), wallhamdulillah (tahmid), dan Laaila ha illallahu (tahlil), wallahu akbar (takbir).

Berikut ini adalah rincian seputar kalimat tersebut dan fadhilahnya (keutamaannya).

keutamaan tasbih dzikir setelah shalat fardhu

Dzikir Setelah Shalat Fardhu : Kalimat Tasbih Subhaanallah

Subhaanallah artinya maha suci Allah. Kalimat ini merupakan kalimat yang hendaknya diucapkan seorang hamba kepada Robbnya, yang merupakan bentuk penyucian dan penafian Allah dari sifat ketidaksempurnaan. Sifat yang tidak sempurna itu maksudnya adalah perbuatan syirik, dzalim dan kelemahan yang sering dilakukan oleh manusia atau makhluk Nya.

Kalimat tasbih juga dianjurkan dibaca diluar sholat, yang mana memiliki kebaikan berlipatganda. Dalam satu riwayat Rasullah pernah menganjurkan untuk membaca 100 kali dalam setiap hari.

Baca juga : Ana Uhubbuki Fillah, Bolehkah Diucapkan Kepada Lawan Jenis?

Dari saad bin abi waqash radhiyallahuanhu berkata “Suatu ketika kami bersama Rasulullah sallahualaihiwasallam, kemudian Nabi mengatakan, ‘Mampukan kalian melakukan 1000 kebaikan dalam 1 hari?’ maka bertanyalah seorang sahabat, ‘Bagaimana mungkin kita bisa melakukan seribu kebaikan dalam sehari?’ Lalu Nabi menjawab, ‘Bertasbihlah 100 kali tasbih, maka ditulis bagimu 1000 kebaikan, atau akan dihapus seribu kesalahan.” (HR. Muslim&Tirmizi)

Selain itu tasbih juga dapat memperberat timbangan di sisi Allah ta’ala. Rosulullah sabdakan, “2 kalimat yang ringan untuk diucap tetapi begitu berat jika ditimbang (dalam amalan) dan sangat disukai oleh Allah ta’ala adalah (kalimat tasbih) subhaanallah wa bihamdih, subhaanallahil adzim.” (Riwayat Imam Bukhari)

Allah ta’ala juga akan mengukuhkan perkataan tasbih yang diucapkan seseorang itu dengan bentuk tanaman kurma di Jannah Nya, Rosulullah bersabda, “Barangsiapa yang mengucapkan subhaanallah wabihamdihi (Maha Suci Allah dan dengan segenap puji-Nya) maka akan ditanamkan sebuah pohon kurma di jannah” (HR. Tarmidzi)

Begitulah keutamaan dzikir. Sangat banyak dan sangat utama manfaatnya. Oleh karena itu dimanapun dan kapanpun kita diharuskan berdzikir kepada-Nya supaya hati tenang dan tentram dan menghindarkan kita dari semua bentuk kemaksiatan yang menyengsarakan.

Inilah keutamaan kalimat tasbih yang diucapkan seorang hamba. Oleh karenanya sangat disayangkan bila waktu yang ada ini kita luputkan dari dzikir kepada Allah. Dengan dzikir hati tenang, dengan dzikir seseorang bisa dihindarkan dari keburukan.

kalimat-tahmid-keutamaan-dzikir-setelah-shalat-fardhu

Dzikir Setelah Shalat Fardhu : Keutamaan Kalimat Tahmid Alhamdulillah

Diantara keutamaan kalimat tahmid ini adalah pengakuan kita kepada Allah ta’ala bahwa Ia adalah tuhan yang maha terpuji. Kita akui seluruh ni’mat berasal dari Nya.

Kita adalah makhluk yang begitu lemah sehingga selalu mengharap rahmat dan ampunan dariNya. Maka dengan terus memuji Nya, mudah-mudahan kita digolongkan sebagai hamba yang bersyukur.

Ungkapan kalimat tahmid Alhamdulillah (segala puji bagi Allah) ini juga berarti bentuk sedekah kita kepada Nya. Jadi meskipun orang tidak berharta sekalipun, maka ia tetap bisa bersedekah.

Dalam sebuah hadist riwayat Muslim disebutkan Nabi sallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Setiap tasbih (subhanallah) adalah sodaqoh, takbir (Allahu Akbar) adalah sodaqoh, tahmid (alhamdulillah) adalah sodaqoh dan tahlil (laailaahaillallah) adalah sodaqoh.”

Dzikir Setelah Shalat Fardhu : Keutamaan Kalimat Takbir (Allahu Akbar)

Kalimat ini adalah kalimat pengagungan Allah ta’ala, bahwa Ia adalah yang paling agung dari segala sesuatu. Ia yang paling besar dari segala hal yang ada.

Kalimat inilah yang juga menjadi simbol teriakan para mujahid fie sabilillah saat berperang membela kalimat Allah. Dengan wasilah kalimat inilah kaum muslimin akan ditolong oleh Allah dari orang-orang dzalim.

Kalimat ini juga sering dibacakan oleh seorang muslim manakala telah dekat dengan waktu sholat Ied. Sehingga disunahkan untuk bertakbir di hari-hari ied sebagai syiar dan pengagungan kepada Allah ta’ala.

Kalimat Tahlil Laailaaha Illallah

Kalimat Tahlil Laailaaha Illallah

Pungkasan dari kalimat thayyibah ini adalah kalimat tahlil atau kalimat tauhid Laailaahaillallah. Kalimat yang menjadi pembeda seorang muslim dengan non muslim.

Bahkan orang-orang musyrik jahiliyah dahulu juga tidak menginginkan Islam karena adanya kalimat Ini. Kalimat yang mengimani bahwa Tuhan hanyalah satu (monoteisme) sementara orang-orang musyrik quroisy meyakini banyak tuhan.

Dengan inilah seorang muslim hidup di dunia, memperjuangkannya dan mengamalkannya. Dan dengan kalimat inilah seorang muslim menutup hidupnya.

Nabi Muhammad sallallahu’alaihiwasallam bersabda, “Talqinkan orang yang meninggal diantara kalian dengan kalimat Laa Ilaaha Illallah.”

Sehingga seorang muslim pasti hafal kalimat ini dan harus mengetahui konskwensi dan pemahaman terkait kalimat ini. Dengan peneguhan dan pengamalan kalimat ini, seorang muslim akan terhindar dari dosa syirik besar.

Kalimat inilah yang menjadi kunci dari surga, Rosulullah sallallahu’alaihiwasallam sebutkan, “Kunci surga adalah Laa Ilaaha Illallah.” Maka hendaklah saudara muslim mempelajari dan mengamalkan isi darinya.